Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakaatuh
salam sejahtera bagi kita,
selamat bertemu kembali dengan
BenerBlog.blogspot.com.
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan materi perlajaran buat adek-adek SMP, maupun SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Oke langsung saja menuju topik utama, di bawah ini:
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan materi perlajaran buat adek-adek SMP, maupun SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Oke langsung saja menuju topik utama, di bawah ini:
PEER TO PEER
peer to peer adalah jaringan komputer
yang setiap komputernya dapat mengalami server maupun jadi client.
Dengan demikian, tidak ada satupun
komputer yang bertindak sebagai komputer induk atau komputer server.
Setiap komputer dapat menerima dan memeberikan akses dari satu
komputer ke komputer lain atau dikenal dengan istilah non-dedicated
server.
Peer to peer umumnya banyak
diaplikasikan pada jaringan LAN. Walaupun dapat juga diaplikasikan di
MAN, WAN, atau internet. Namun hal ini jarang diterapkan. Salahsatu
alasannya adalah masalah manajemen dan keamanan data. Akan jadi
kesulitan tersendiri jika harus menjaga keamanan pada jaringan peer
to peer ketika pengguna komputer sudah sangat banyak.
Jaringan komputer dengan sisterm peer
to peer memiliki beberapa keunggulan, yaitu sebagai berikut ini:
1. Antar komputer dalam jaringan dapat
saling berbagi fasilitas yang dimilikinya, seperti hard disk, drive,
modem, printer.
2. Biaya operasaional relatif lebih
murah dibandingkan dengan tipe client server, karena tidak memerlukan
adanya server yang mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas
jaringan.
3. kelangsungan kerja tidak tergantung
pada server.
Dengan demikian, jika salahsatu
komputer rusak, maka jaringan tidak akan mengalami gangguan.
Selain beberapa keunggulan jaringan
peer to peer di atas, juga memiliki kekurangannya, yaitu sebagai
beriut ini:
1. troubleshooting atau pemecahan
masalah jaringan relatif lebih sulit, karena setiap komputer peer to
peer dimungkinkan untuk terlibat dalam koneksi yang terjadi.
2. kinerja jaringan lebih rendah
dibanding dengan jaringan client server, karena setiap komputer peer
to peer disamping harus mengelola fasilitas jaringan juga harus
mengelola apliksai sendiri.
3. sistem keamanan jaringan ditentukan
oleh masing masing pengguna dengan mengatur kemanan masing masing
fasilitas yang dimiliki.
4. oleh karena data jaringan tersebar
disetiap komputer peer to peer dalam jaringan maka back up data harus
dilakukan oleh setiap komputer tersebut.
Demikian artikel yang bisa saya
berikan, walaupun sedikit tetapi ada manfaatnya, semoga kalian bisa
menerimanya, selamat bertemu kembali.
Wassalamualalikum warahmatullahi
wabarakaatuh.
0 komentar:
Posting Komentar